Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Doa Hari Minggu

doa harian yang telah kami nukil dari kitab  Mulhaqât ash-Shahifah as-Sajjâdiyah . Doa Hari Ahad بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang بِسْمِ اللَّهِ الَّذِيْ لاَ أَرْجُوْ إِلاَّ فَضْلَهُ، وَ لاَ أَخْشَى إِلاَّ عَدْلَهُ، وَ لاَ أَعْتَمِدُ إِلاَّ قَوْلَهُ وَ لاَ أُمْسِكُ إِلاَّ بِحَبْلِهِ، Dengan nama Allah, Dzat yang tak kuharapkan kecuali anugerahn-Nya, tak kutakuti keduali keadilan-Nya, tak kupercaya kecuali firman-Nya, dan aku tidak berpegang-teguh kecuali kepada tali (cinta)-Nya, بِكَ أَسْتَجِيْرُ يَا ذَا الْعَفْوِ وَ الرِّضْوَانِ مِنَ الظُّلْمِ وَ الْعُدْوَانِ وَ مِنْ غِيَرِ الزَّمَانِ وَ تَوَاتُرِ الْأَحْزَانِ وَ Aku berlindung kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengampun dan penuh kerelaa dari kezaliman dan (sifat) permusuhan, silih bergantinya (peristiwa masa dan kesusahan,  طَوَارِقِ الْحَدَثَانِ وَ مِنِ انْقِضَاءِ الْمُدَّةِ قَبْلَ التَّأَهُّبِ وَ الْعُدَّةِ، وَ إِيَّاكَ أَسْتَرْشِدُ لِمَا فِيْهِ الصَّلاَحُ وَ perist...

Filosofi Angsa

Gambar
Angsa adalah burung air berukuran besar dari genus Cygnus famili Anatidae. Bebek dan Angsa berleher pendek juga terdapat di famili Anatidae.    Tak seperti elang, angsa hidup berkawan. Mandi bersama, tidur bersama, dan mencari makan bersama. Dalam dunia sosiologis mereka lebih mencirikan diri sebagai masyarakat kolektif. Tetapi mereka tidak menyebut diri seperti itu. Apapun istilah yang ingin dilekatkan oleh para ilmuwan, silahkan saja, yang penting kami selalu bersama. Kira-kira begitulah sikap politik mereka. Ini adalah isyarat alam yang dasyat. Kita tidak pernah menyadari keberadaannya karena semua berlalu secara alami. Padahal angsa mengajarkan kita banyak hal tentang arti tata tertib, kekompakan dan pertemanan.  Pelajaran pertama,  di musim dingin, mereka bermigrasi ke Selatan, dan dimusim panas mereka kembali ke asalnya di Utara. Lalu lihatlah formasi yang mereka bentuk disaat terbang bermigrasi itu. Mereka membentuk formasi huruf V. Bukan tanpaalasan, karena p...

Rahasia pada sayap Kupu-kupu

Gambar
Saat musim semi tiba, semua makhluk hidup termasuk didalamnya berbagai jenis serangga dengan suara-suara dan beraneka ragam warnanya, menghiasi dunia kita. Di akhir musim dingin, cuaca yang sebelumnya dingin berangsur-angsur berubah menjadi hangat, dan seiring dengan perubahan cuaca ini salah satu mahluk hidup yang membawa kabar gembira tentang datangnya musim semi ini adalah kupu kupu. Kupu-kupu merupakan salah satu jenis serangga dengan panjang antara 1,5 sampai 100 milimeter. Sayap kupu kupu mempunyai panjang 100 μm (0.1milimeter) serta lebar 50 μm (0.05milimeter) yang tersusun atas sejumlah sisik-sisik (ordo lepidoptera / serangga bersayap sisik). Bentuk dari sisik-sisik yang ada di sayap tersebut berbeda-beda berdasarkan jenis kupu kupunya serta pada level nano strukturnya memiliki struktur khusus. Sisik-sisik pada sayap kupu kupu yang tersusun dari sisik kitin memiliki akar-akar kecil. Akar-akar kecil ini ditempatkan dengan sangat sensitif pada sarang-sarang yang lebih kecil lag...

Filsafat itu Sesat ?

Sebagian orang yang berkata hati-hatilah dengan filsafat karena menyesatkan, bagaikan orang yang lupa bahwa Alquran mencakup segala ilmu. Alquran beriringan dengan ilmu fisika, ilmu sejarah, dan semuanya bahkan ilmu sihir sekalipun ada dalam alquran. begitu juga filsafat, yang membuat sesat itu bukan filsafatnya akan tetapi bagaimana cara si pemilik akal menggunakan akalnya dalam mempelajari filsafat. Alquran tanpa ilmu filsafat bagaikan FirmanNya yg berbunyi, "Tapi kebanyakan dari mereka tidak berpikir."  Sedangkan untuk  menambah keimanan ayat tentang Hujan, kita harus belajar ilmu fisika ayat tentang Rahim, kita harus belajar biologi ayat tentang Bumi, kita harus belajar Geografi ayat tentang Kejadian lampau, Kita harus belajar Sejarah.. Kita juga butuh MTK, Sastra dsb. Begitu juga filsafat ketika kita dipertemukan dengan ayat perumpamaan , salah satu contohnya ;  "Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan" Qs.14:45 Dan begitu banyak ayat lain tentang perumpaan,...

Candaan cerdas Rasulullah SAW saat diisengin Ali bin Abi Thalib ra

Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT, juga manusia biasa, meski tak seperti manusia biasa (basyarun laysa kal basyari). Sebagai manusia, Nabi Muhammad SAW tak lepas dari perilaku umumnya manusia, termasuk bercanda, yang tak sampai merendahkan martabatnya. "Nabi juga suka bercanda," ungkap Kiai Ahmad Muwaffiq. Kisah ini disampaikan dalam peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad di Masjid Al-Fathonah, Kesatrian, Purworejo, Jumat (31/3). Seperti dilansir nu online. Merujuk dari sebuah Hadits riwayat Imam Bukhari, pendakwah NU yang kini tinggal di Jombor, Sleman, Yogyakarta tersebut mengisahkan kepada para jemaah yang hadir. Suatu ketika, Nabi dan Sahabat berbuka puasa. Salah satu menu yang tersaji adalah kurma. Merekapun menikmatinya, dan meletakkan sampah berupa biji kurma di depan masing-masing. Merasa biji yang ada di depannya terlalu banyak, keisengan Sayyidina Ali pun muncul. Ia kemudian memindahkan biji-biji itu ke hadapan Nabi, mencampurkan dengan biji sisanya, kemu...

Keluasan Ilmu Imam Ali ra

Kisah pertama : Teriakan seorang wanita muda terdengar dari jauh. Tangannya dipegang secara kasar oleh suaminya. Hidungnya berdarah dan mukanya babak belur karena dipukuli. Ia didorong maju secara kuat kehadapan khalifah Umar bin Khattab ra. Ia tersangka telah berbuat zina. Suaminya marah bukan kepalang. Sambil dilempar di hadapan khalifah Umar, laki laki itu berkata : “Ya Amirul Muminin, perempuan ini telah berzina”. Khalifah Umar pun bertanya : “Apa sebenarnya yang telah terjadi terhadap istrimu ini?”. Dengan sewot ia menjawab : “Ya Amirul Muminin, rajamlah wanita ini. Sesungguhnya ia telah berzina. Aku baru saja kawin 6 bulan, masa sekarang sudah punya anak ?!”. Setelah perkara itu diselidiki secara seksama, teliti dan semua persyaratan hukum telah dipenuhi, Khalifah Umar bin Khattab pun dengan tegas memutuskan bahwa hukum rajam bagi wanita tadi harus segera dilaksanakan. Pada saat itu kebetulan Imam Ali bin Abi Thalib ra sedang duduk di samping khalifah Umar ra. Beliau melihat semu...

Kisah Anggur, Yahudi dan Imam Ali ra

Seorang Yahudi pernah mengundang Imam Ali bin Abi Thalib menuju rumahnya. Setiba dirumah, si Yahudi itu menyuguhkan buah Anggur kepada Imam Ali dan Imam Ali pun memakannya. Kemudian beliau disuguhkan Khamr, maka Imam Ali berkata : "Ini Haram bagi kami." Si Yahudi pun berkata : "Kalian sangat aneh wahai Muslimin ! Kalian menghalalkan ini dan mengharamkan ini, padahal ini (Khamr) berasal dari ini (Anggur) !?" Imam Ali menjawab : "Apakah anda punya istri ?" Yahudi menjawab : "Iya." Imam Ali berkata "Hadirkan dia !" Maka si Yahudi mendatangkan istrinya. Kemudian Imam Ali berkata : "Apakah anda punya putri ?" Yahudi menjawab : "Iya." Imam Ali berkata : "Hadirkan dia !" maka si Yahudi mendatangkan putrinya. Kemudian Imam Ali berkata : "Apakah anda tahu bahwa Allah menghalalkan kepadamu ini (istri) dan mengharamkan kepadamu ini (putri) !? Padahal ini (putri) berasal dari ini (istri) !? Maka Yahudi berkata : ...

Salam Nabi Khidir kepada Rasulullah SAW dan Imam Ali ra

Imam  Ali bin Abi tholib ra menceritakan, Ketika aku berjalanan bersama nabi di lorong-lorong Madinah, kami bertemu dengan seorang tua yang memiliki janggut lebat. Ia memberikan salam kepada Nabi lalu pandangannya beralih kearahku dan berkata, “Salam atasmu wahai Khalifah yang keempat.” Kemudian ia menoleh kepada Nabi, “Bukankah begitu wahai Rasulullah saw?” Rasul pun menjawab, “Benar.” Lalu seorang tua itupun pergi. Aku bertanya kepada Rasulullah saw, “Wahai Rasulullah, apa maksud yang dikatakan orang itu kepadaku dan engkau pun membenarkan perkataannya?” “Begitulah engkau wahai Ali dan aku bersyukur kepada Allah. Sesungguhnya Allah Berfirman dalam kitab-Nya, وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً  “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” (QS.al-Baqarah:30)   Dan khalifah yang dimaksud adalah Nabi Adam as. Dan Allah Berfirman, يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ “Wahai Daud! Sesu...

Kisah Imam Ali ra dan sedekah setengah buah delima

Dikisahkan oleh ka’ab bin Akhbar. Ketika Fathimah, Putri Rasulullah saw, sekaligus istri Ali bin Abi Thalib r.a sakit, ia ditanya oleh suaminya, ” wahai Fathimah, engkau ingin buah apa?” “Aku ingin buah delima”. Jawabnya. Ali r.a terdiam sejenak, sebab ia merasa tidak memiliki uang sepeserpun. Namun, ia segera berangkat, berusaha mencari pinjaman uang satu dirham. Setelah mendapatkan pinjaman, ia pergi kepasar untuk membeli buah delima dan segera kembali pulang. Ditengah perjalanan menuju rumahnya, ia melihat seseorang yang tergeletak sakit dipinggir jalan, maka Ali pun berhenti dan menghampirinya. “Hai orang tua, apa yang diinginkan hatimu?” tanya Ali. “wahai Ali, sudah lima hari aku tergeletak sakit ditempat ini, banyak orang yang berlalu lalang, namun tak ada satu pun dari mereka yang mau peduli kepada ku, padahali hatiku ingin sekali makan buah delima.” Jawab orang sakit tersebut. Mendengar jawabannya, Ali pun terdiam sebentar, sambil berkata dalam hati, “Bu...

Kisah Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra Sang Matematikawan Cerdas

Dua orang sehabat melakukan perjalanan bersama. Disuatu tempat, mereka berhenti untuk makan siang. Sambil duduk, mulailah masing-masing membuka bekalnya. Orang yang pertama membawa tiga potong roti, sedang orang yang kedua membawa lima potong roti.Ketika keduanya telah siap untuk makan, tiba-tibadatang seorang musafir yang baru datang ini pun duduk bersama mereka.“Mari, silakan, kita sedang bersiap-siap untuk makan siang,”kita salah seorang dari dua orang tadi.“Aduh…saya tidak membawa bekal,” jawab musafir itu.Maka mulailah mereka bertiga menyantap roti bersama-sama. Selesai makan, musafir tadi meletakkan uang delapan dirham di hadapan dua orang tersebut seraya berkata: “Biarkan uang ini sebagai pengganti roti yang aku makan tadi.” Belum lagi mendapat jawaban dari pemilik roti itu, si musafir telah minta diri untuk melanjutkan perjalanannya lebih dahulu. Sepeninggal si musafir, dua orang sahabat itu punmulai akan membagi uang yang diberikan.“Baiklah, uang ini kita bagi saja,” kata si e...

Kisah Perjalanan Sayyidina Ali dan Musafir Non Muslim

Gambar
Hari itu udara kota di Kufah begitu nyaman. Angin sepoi merayap lembut dari sekitaran jalan, memberikan aura ketenangan bagi jiwa dan hati setiap makhluk di padang pasir yang kering. Alkisah seorang musafir bergerak ke arah kota Kufah, dia telah melewati perjalanan yang jauh untuk mencapai suatu tempat di sekitar Kufah dan kini ia merasa kelelahan. Dia berpikir sendirian, alangkah baik dan menyenangkan bila ia mempunyai teman seperjalanan, agar dia punya teman untuk berbicara sehingga membuatnya lupa akan rasa lelah akan perjalanan ini. Ketika itu pula, tampak sesosok orang dari kejauhan. Sang musafir merasa gembira dan berkata sendirian, ”Aku akan bersabar sampai orang itu datang menghampiriku. Mungkin saja dia bisa menjadi teman seperjalananku.” Sosok dari kejauhan itu akhirnya mendekat. Ternyata dia adalah seorang lelaki yang berwajah menarik dan bercahaya. Terlihat senyum terukir di bibir lelaki itu. Ketika keduanya berdekatan, mereka saling bertanya kabar. Ternyata, lel...